Hai Hadi versi 31 tahun… Bagaimana kabarmu perhari ini? Akan selalu kupanjatkan doa-doa terbaik untukmu. Lagi sering khawatir yah dengan kondisi sekitarmu akhir-akhir ini? Kondisi keluarga, keuangan, percintaan, karir, dan mungkin kondisi pendidikan adik. Kamu memang punya pengaruh dan tanggung jawab besar untuk itu, tapi percayalah baik buruknya itu semua bukan sepenuhnya salahmu. Jangan terus-menerus merasa beban itu berada tepat di pundakmu, kembalikan saja ke Dzat yang lebih berkuasa pada itu semua. Percayalah Dia juga sudah mengirimkan sinyal-sinyal terbaiknya untuk mengajarimu banyak hal. Salah satu hal yang mungkin kamu akui sendiri, kesadaran untuk berani ambil sikap dan perlahan mengatasi sisi people pleaser -mu. O iya belakangan ini aku rasa kamu juga mulai fokus pada peningkatan diri, meskipun motifnya macam-macam yah. Eh itu peningkataan diri atau memang kondisi yang lagi memaksa begitu yah? Haha. Albafest, MAPSI, OLPAIN, Jamrana, dan wah apa lagi yah, banyak kali ...
Dari ibu Nak, bagaimana kabarmu sekarang? Semoga sehat dan bahagia selalu yah di rantau orang. Sebab bahagiamu pula yang menjadi sumber bahagia kami sebagai orang tua. O iya Nak, kami alhamdulillah sehat semua di rumah. Jadi kamu tak perlu merisaukan kondisi kami. Sudah fokus saja pada masa depanmu. Ingat yah, tahun ini usiamu sudah genap 30. Usia yang terbilang matang untuk memulai kehidupan berumah tangga. Kemarin pun kabarnya sudah ada perempuan yang cukup dekat denganmu. Lalu kapan rencana kamu mau membawa pasangan terbaikmu ke rumah, memperkenalkan kepada keluarga? Nak, benar bahwa kita bukan termasuk keluarga yang punya harta. Jadi kami pun sadar tidak mungkin memaksa kamu harus menikah segera. Tapi kamu pun tahu kan, Nak, jika terus menunda imbasnya apa? Kami sebenarnya khawatir, jika jarak pernikahanmu dengan adikmu terlalu dekat, kami sedikit keberatan menyiapkan modal untuk biaya resepsi dan lainnya. Ya menurut kami, jika kamu bisa nikah di tahun ini mungkin adikmu bisa...